Istanaindragiri.com – Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memfokuskan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) sebesar Rp2,5 triliun untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur publik mulai dari jalan, jembatan hingga sarana prasarana kesehatan sesuai harapan masyarakat.
“Target kita tidak boleh ada satu jengkal pun jalan dan jembatan kewenangan Provinsi Bengkulu yang rusak. Insya Allah, APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp2,5 triliun akan difokuskan untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, termasuk penerangan jalan,” kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.
Menyambut 2026, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Bumi Merah Putih (dilansir dari ANT).
Selain perbaikan jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur juga mencakup penyediaan area peristirahatan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu guna mendukung kenyamanan masyarakat dan mobilitas antar wilayah.
Pada 2025 ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelontorkan dana lebih kurang Rp600 miliar untuk pembangunan jalan di seluruh Provinsi Bengkulu yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Jumlah tersebut, menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Provinsi Bengkulu. Pembangunannya pun sesuai target dan mayoritas ruas jalan yang dibangun sudah memasuki tahap finalisasi bahkan ada yang telah selesai.
Gubernur Helmi Hasan juga menyampaikan selain pembangunan fisik, Provinsi Bengkulu juga fokus pada pembangunan manusia, program orang tua asuh bagi anak yatim di Bengkulu akan semakin digencarkan. Program tersebut diperkuat dengan berbagai bantuan sosial serta penyaluran zakat.
Program-program tersebut merupakan bagian dari program “Bantu Rakyat”. Pemerintah Provinsi Bengkulu sedang menggiatkan program kebijakan dengan visi “Bantu Rakyat”, program tersebut tujuannya menjawab permasalahan masyarakat dari sisi apapun.
Banyak yang sedang diwujudkan dalam program bantu rakyat tersebut seperti, pengadaan ambulans gratis satu desa kelurahan satu ambulans, peningkatan kualitas sarana prasarana rumah sakit, bantuan berobat masyarakat.
Kemudian di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pendidikan yang tidak membebani masyarakat, berkeadilan, dan peningkatan kualitas pendidikan.
Di sektor pertanian dan perkebunan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan pencetakan sawah baru dan infrastruktur pendukung sebagai upaya penyiapan swasembada pangan, menjaga stabilitas harga komoditas hasil pertanian, dan juga memastikan harga sawit petani dibeli dengan harga layak.
Pada sisi keadilan hukum, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga terus menggiatkan program kemudahan hukum bagi masyarakat.
Salah satu pemerhati pembangunan Intan Lestari, S.H mengatakan, pembangunan infrastruktur yang optimal akan mempercepat Kota Bengkulu maju dan berkembang pesat.
Terlebih, perhatian terhadap hukum akan membantu meningkatkan masyarakat taat hukum.
“Sehingga, masyarakat lebih mudah mengakses hukum yang berkeadilan dan menjangkau semua,” ujarnya.
Karena, taat hukum membentuk pola kehidupan yang lebih baik. (Rls).





